Samuel Wattimena Dorong Karang Taruna Semarang Lahirkan Ide Pariwisata Orisinal: “Jangan Cuma Copy Paste”

Samuel Wattimena/Dok. Wikipedia

FAKTAJATENG.ID – Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, mengajak pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Kota Semarang untuk berani keluar dari zona nyaman dalam mengelola sektor pariwisata.

Ia menekankan pentingnya inovasi agar kegiatan yang ditawarkan memiliki daya tarik yang kuat dan berbeda dari sebelumnya.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Karang Taruna Kota Semarang dalam Pengelolaan Event Pariwisata, Selasa. Dalam kesempatan itu, Samuel menyoroti kecenderungan penyelenggara acara yang sering kali hanya mengulang pola lama.

“Karang Taruna harus punya gagasan baru, jangan hanya ‘copy paste’ apa yang sudah pernah dilakukan,” tegas Samuel di hadapan para peserta.

Inovasi Kemasan dan Makna Kegiatan

Menurut politisi tersebut, meskipun tema besar sebuah acara mungkin serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, unsur pembeda harus terletak pada cara penyajiannya.

Ia ingin setiap event pariwisata yang lahir dari tangan pemuda memiliki kedalaman nilai bagi para pengunjung.

Ia menuturkan konsep kegiatan pariwisata yang ditawarkan bisa sama dengan acara yang sebelumnya, namun kemasan yang ditawarkan harus berbeda. Samuel berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan sesaat.

“Kegiatan pariwisata yang ditawarkan harus memiliki makna dan menjadi makanan jasmani bagi yang menikmatinya,” tambahnya.

Prioritaskan Gagasan Ketimbang Anggaran

Lebih lanjut, Samuel memberikan tips kepada para pemuda dalam menyusun proposal kegiatan. Ia menyarankan agar kreativitas tidak boleh terbelenggu oleh ketakutan akan keterbatasan biaya sejak awal perencanaan.

“Jangan mulai dari anggaran, utamakan gagasan kegiatan,” pesannya. Samuel menilai jika kebutuhan anggaran menjadi yang utama dalam pengajuan maka akan berdampak terhadap pada limitasi kegiatan.

Sejauh ini, Samuel melihat peran Karang Taruna dalam mengusulkan suatu kegiatan pariwisata masih sebatas pada kepanitiaan, belum pada gagasan tentang suatu hal yang baru dan bermakna bagi penikmatnya.

Pilar Pembangunan Masyarakat

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Event Daerah Kementerian Pariwisata, Eni Komiarti, yang juga hadir dalam acara tersebut, mengamini peran vital pemuda.

Ia menyebut Karang Taruna sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan masyarakat, khususnya di sektor kreatif.

Menurut Eni, dalam membuat kegiatan pariwisata, dibutuhkan sumber daya manusia yang adaptif dan kreatif untuk mengajukan ide dan konsep yang menarik guna memajukan potensi daerah masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *