Cuaca Ekstrem, Indonesia Siaga Satu Ancaman Bencana Hidrometeorologi

/Dok. Ist.

FAKTAJATENG.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis laporan terkini mengenai rentetan bencana yang mendominasi sejumlah wilayah Indonesia dalam kurun waktu 6 hingga 7 Maret 2026.

Cuaca ekstrem, banjir, dan gerakan tanah menjadi ancaman utama yang memakan korban jiwa serta menyebabkan kerusakan infrastruktur yang masif.

Banjir di Lampung dan Banten: Korban Jiwa dan Warga Hilang

​Wilayah Lampung menjadi salah satu titik terdampak paling parah.

Di Kabupaten Lampung Selatan, banjir menyebabkan 444 kepala keluarga terdampak dan satu orang dilaporkan hilang.

Kondisi lebih tragis terjadi di Kota Bandar Lampung, di mana terjangan banjir mengakibatkan satu warga meninggal dunia dan satu lainnya masih dalam pencarian.

​Sementara itu di Banten, banjir setinggi mata kaki hingga pinggang orang dewasa masih menggenangi sebagian pemukiman warga di Kota Cilegon, berdampak pada sedikitnya 370 jiwa.

Jawa Tengah: Cuaca Ekstrem dan Banjir Lahar Telan Korban

​Provinsi Jawa Tengah mencatat angka kematian tertinggi dalam periode ini. Di Kabupaten Batang, cuaca ekstrem menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan merusak puluhan rumah.

Hingga saat ini, jaringan komunikasi dan listrik di wilayah tersebut masih mengalami kendala.

​Tragedi juga terjadi di lereng gunung Kabupaten Magelang. Banjir lahar dingin menerjang dan mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, lima luka ringan, serta dua orang masih dinyatakan hilang.

Di sisi lain, Kabupaten Klaten menghadapi banjir luapan yang berdampak pada lebih dari 4.000 jiwa, memaksa petugas melakukan penambalan darurat pada tanggul-tanggul yang jebol.

Longsor dan Gerakan Tanah di Jawa Barat

​Bencana pergerakan tanah di Kabupaten Sukabumi masih menjadi perhatian serius dengan 407 warga yang kini masih bertahan di pengungsian.

Selain itu, Kabupaten Brebes juga melaporkan kejadian tanah longsor yang berdampak pada 546 jiwa, di mana 52 rumah dilaporkan rusak berat.

Layanan dapur umum dan posko kesehatan kini menjadi prioritas di titik-titik pengungsian tersebut.

Puting Beliung dan Karhutla

​Kejadian angin kencang dan puting beliung juga dilaporkan tersebar di beberapa titik:

  • ​Kabupaten Bandung Barat: 85 rumah rusak akibat puting beliung.
  • ​Kabupaten Sampang: Satu orang meninggal dunia akibat angin kencang.
  • ​Kalimantan Selatan: 64 rumah di Kabupaten Banjar terdampak cuaca ekstrem.

​Di luar bencana hidrometeorologi, BNPB terus memantau kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah.

Hingga 5 Maret, luas lahan yang terbakar telah mencapai 272,90 hektare.

​Imbauan BNPB

​Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk tidak lengah.

​”Masyarakat diharapkan memantau prakiraan cuaca secara berkala, memastikan kondisi lingkungan tetap aman, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada BPBD setempat,” tegasnya dalam keterangan resmi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *