Daerah  

Usung Tema “Gumregut Nyawiji”, Pemprov Jateng Gelar Rangkaian Hari Jadi ke-81 Bertaburan Kuliner Gratis hingga Hiburan Rakyat

Pemprov Jateng menyajikan berbagai kegiatan menarik berkonsep Gumregut Nyawiji, termasuk bagikan 4.500 porsi kuliner gratis di Boyolali serta Pameran UMKM di Semarang untuk memperingati HUT ke-81 Provinsi Jawa Tengah./Dok. Ist

FAKTAJATENG.ID — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyiapkan rangkaian acara meriah untuk memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah.

Mengusung tema “Gumregut Nyawiji”, seluruh kegiatan dirancang dengan semangat kolaborasi dan gotong royong agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Berbagai kegiatan menarik disiapkan, mulai dari Gerakan Pangan Murah, Job Fair, pesta kuliner gratis (soto dan nasi tumpeng), Jawa Tengah Bersholawat, Jateng Run, hingga pameran UMKM dan pertunjukan seni budaya tanpa dipungut biaya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan bahwa filosofi bahasa Jawa “Gumregut Nyawiji” menjadi landasan utama untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah.

“Semangatnya adalah bareng-bareng membangun Jawa Tengah. Ini selaras dengan arahan Pak Gubernur bahwa kita harus berkolaborasi dengan semua pihak,” kata Sumarno di Semarang, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: Semester I 2026: Ketepatan Waktu Kereta Api di Daop 4 Semarang Capai 99,45 Persen

Puncak Acara di Boyolali: Sajikan Ribuan Porsi Soto dan Nasi Tumpeng Gratis

Sumarno menyebutkan bahwa rangkaian acara peringatan tahun ini sengaja disebar di beberapa wilayah, mulai dari Kota Semarang hingga Kabupaten Boyolali, agar jangkauan partisipasi masyarakat semakin merata.

Puncak peringatan berupa Upacara Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Boyolali pada 19 Agustus 2026.

Di lokasi ini, panitia menyediakan sajian kuliner khas Boyolali secara gratis untuk para peserta dan warga yang hadir.

“Boyolali dikenal sebagai Kota Soto dan Kota Sambal Tumpang. Nanti setelah lari, masyarakat dan peserta bisa menikmati sekitar 4.500 porsi soto dan nasi tumpang gratis,” jelas Sumarno.

Total hidangan gratis yang disediakan mencakup 2.500 porsi soto Boyolali dan 2.000 porsi nasi tumpeng.

Pameran UMKM Raksasa dan Pesta Rakyat di PRPP Semarang

Rangkaian acara berlanjut di Kota Semarang melalui Pameran UMKM yang akan digelar pada 20–22 Agustus 2026 di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai penjuru Jawa Tengah dijadwalkan memamerkan produk-produk unggulan mereka.

“Volume kegiatan ini sangat besar, hampir semua halaman kantor gubernur penuh tenda. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk hadir dan membela produk lokal,” ujar Sumarno.

Selain pameran produk lokal, pusat hiburan dan atraksi budaya difokuskan di kawasan PRPP Semarang.

Masyarakat dapat menikmati perlombaan, pertunjukan musik, hingga ajang Fun Run yang melintasi kawasan wisata populer Puri Maerokoco.

Sebagai penutup spiritual, Pemprov Jateng juga menjadwalkan agenda Jawa Tengah Bersholawat di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah sekaligus merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sumarno menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini diniatkan penuh untuk rakyat sekaligus membangkitkan perputaran ekonomi lokal.

“Kami sangat berharap masyarakat hadir dan berpartisipasi. Event ini bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi kami ingin ada dampak ekonomi nyata, khususnya bagi pelaku UMKM di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Baca Juga: Bantu Tingkatkan Kompetensi UMKM, Ini yang Dilakukan Kementerian BUMN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *