FAKTAJATENG.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi operator inovasi Sinergitas Layanan Administrasi
Kependudukan sampai dengan Kelurahan (Si Landak). Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis kepada petugas kelurahan mengenai tata cara pengoperasian sistem pelayanan adminduk yang baru.
Agenda yang berlangsung di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Magelang tersebut diikuti oleh 27 peserta yang mewakili seluruh kelurahan di wilayah tersebut.
Dalam penerapannya, proteksi terhadap data kependudukan menjadi poin krusial yang ditekankan kepada para operator.
“Setiap operator akan menggunakan akun khusus dengan hak akses terbatas sehingga kerahasiaan data kependudukan tetap terjaga. Karena itu, petugas diminta tidak memberikan akses kepada pihak lain dalam kondisi apa pun,” kata Kepala Disdukcapil Kota Magelang, RR Sri Mulatsih, Rabu (24/6/2026).
Baca Juga: Kebakaran Maut di Semarang: Lima Orang Sekeluarga Tewas, Termasuk Ibu Hamil dan Balita
Sri Mulatsih menjelaskan, kehadiran aplikasi Si Landak berfungsi untuk mengintegrasikan basis data kependudukan hingga ke level terkecil.
Dengan mendekatkan akses ke kelurahan, warga diharapkan lebih proaktif memperbarui elemen data pada Kartu Keluarga (KK). Langkah ini dinilai penting agar pemerintah daerah memiliki acuan data yang valid untuk menyusun perencanaan anggaran dan program pembangunan.
Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menilai pemanfaatan teknologi ini merupakan instrumen penting untuk mengubah pola pelayanan publik menjadi lebih adaptif dan menjemput bola.
Luas wilayah Kota Magelang yang relatif kecil dengan cakupan 17 kelurahan dipandang sebagai sebuah keuntungan teknis yang dapat mempermudah akselerasi sistem ini di lapangan.
Selain mengandalkan efisiensi birokrasi, Pemerintah Kota Magelang juga memanfaatkan momentum pengoperasian Si Landak untuk mendongkrak capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang saat ini masih berada di angka 45 persen.
“Saya harap para peserta bimtek agar memahami prosedur layanan secara detail, menjaga keamanan data kependudukan, memberikan pelayanan yang ramah dan solutif,” ujar Damar.
Melalui pembekalan intensif terhadap para operator kelurahan ini, pemerintah daerah berharap integrasi layanan adminduk dapat berjalan optimal demi mewujudkan basis data tunggal yang aman dan akurat.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan PSIS vs Persib dalam Lanjutan Liga 1 2025 di Stadion Jatidiri, Semarang











