Daerah  

Kejar Target Universal Coverage, BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Demak Perkuat Sinergi

/Dok. Ist

FAKTAJATENG.ID – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Semarang Majapahit terus mengintensifkan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak guna mengakselerasi pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ).

Program ini ditargetkan mampu memberikan perlindungan jaminan sosial menyeluruh bagi seluruh pekerja di wilayah Demak, termasuk sektor informal dan pekerja rentan.

Langkah penguatan sinergi ini dibahas dalam rapat koordinasi pencapaian UCJ yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten II Setda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran asisten setda, kepala dinas, hingga kepala bidang teknis dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Fokus pada Pekerja Rentan dan Informal

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Anggaran Pendidikan Aman, Seskab Teddy: Program MBG Tidak Memotong Dana Pendidikan

Upaya pencapaian UCJ di Kabupaten Demak menjadi bagian dari strategi besar untuk menyelaraskan target perlindungan jaminan sosial di tingkat nasional.

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Demak berkomitmen untuk memperluas cakupan kepesertaan, terutama bagi kelompok pekerja yang selama ini belum tersentuh jaminan sosial secara maksimal.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit, Farah Diana, menjelaskan bahwa berbagai langkah taktis telah dijalankan untuk mendongkrak jumlah kepesertaan di wilayah kerja tersebut.

“Semoga dengan adanya sinergi ini semakin memperkuat pencapaian UCJ, sehingga cita-cita meningkatkan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat segera terwujud,” ujar Farah dalam keterangannya.

Kolaborasi Lintas Sektoral

Rapat koordinasi ini juga menekankan pentingnya peran aktif setiap OPD dalam memetakan potensi kepesertaan di masing-masing sektor.

Dengan data yang akurat dari setiap dinas, BPJS Ketenagakerjaan optimistis perlindungan bagi pekerja informal seperti petani, nelayan, hingga pedagang pasar dapat segera direalisasikan secara merata.

Langkah intensif ini diharapkan tidak hanya sekadar memenuhi target angka kepesertaan, tetapi juga memberikan jaminan perlindungan nyata bagi para pekerja di Kabupaten Demak saat menghadapi risiko sosial dan ekonomi di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *