FAKTAJATENG.ID – Pemerintah mencatat capaian positif dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengungkapkan bahwa jumlah penduduk miskin ekstrem menyusut signifikan pada tahun 2025 menjadi 2,2 juta orang.
Tren penurunan ini dinilai sebagai hasil dari kebijakan perlindungan sosial yang tepat sasaran dan berdampak langsung pada akar rumput.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Senin, 27 April 2026, pria yang akrab disapa Cak Imin ini menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai faktor dominan.
Hingga saat ini, MBG telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat, termasuk pengoperasian 166 sekolah rakyat bagi siswa dari keluarga prasejahtera.
Program ini terbukti efektif menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga miskin secara konkret.
Selain MBG, penguatan sektor pangan melalui ketersediaan pupuk juga menjadi pilar pendukung. Hal ini tercermin dari naiknya Nilai Tukar Petani (NTP) yang menunjukkan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan di sektor agraris.
Cak Imin berharap integrasi antara ketahanan pangan dan energi ke depannya dapat terus memacu roda industri nasional demi mewujudkan kesejahteraan rakyat yang lebih merata dan berkelanjutan.[dit]















