FAKTAJATENG.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mengingatkan para lulusan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) agar mampu membawa perubahan nyata di lingkungan kerja masing-masing sekembalinya dari pendidikan kepemimpinan tersebut.
Pesan itu disampaikan Sumarno saat menutup kegiatan PKN Tingkat II Angkatan VII di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Jumat.
“Yang terpenting adalah dampak dari pelaksanaan PKN ini nanti terhadap teman-teman peserta setelah kembali bekerja,” tegas Sumarno.
Menurutnya, proses pendidikan yang berlangsung selama lebih dari empat bulan tersebut tidak boleh berhenti sekadar pada kelulusan administratif.
Berbagai gagasan dan inovasi yang telah dirancang peserta selama pelatihan harus benar-benar diimplementasikan untuk menggerakkan organisasi serta mendongkrak kinerja instansi asal.
Sumarno juga menekankan krusialnya faktor keteladanan seorang pemimpin dalam membangun budaya kerja yang sehat dan menjunjung tinggi integritas organisasi.
Bagi seorang pemimpin, tindakan dan perilaku sehari-hari akan menjadi cerminan serta panutan bagi jajaran di bawahnya.
“Pemimpin harus menjadi contoh karena sikap dan perilakunya akan memengaruhi jajaran di bawahnya,” imbuhnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Pimpin Rapat Khusus di Istana Hari Ini
45 Pejabat Lulus, BPSDM Bakal “Tagih” Implementasi Inovasi
Sementara itu, Kepala BPSDM Jateng, Uswatun Hasanah, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam setelah pelatihan usai. Pihak BPSDM akan terus memantau dan menindaklanjuti proyek perubahan yang telah dirancang oleh para peserta.
“Kami masih akan mengundang dan menagih teman-teman semuanya untuk membuat inovasi atau melaksanakan inovasi tersebut,” ujar Uswatun.
Berdasarkan laporan, PKN Tingkat II Angkatan VII yang bergulir sejak 7 April hingga 14 Agustus 2026 ini diikuti oleh 45 peserta. Rincian peserta terdiri atas:
5 orang dari kementerian/lembaga
4 orang dari Pemprov Jawa Tengah
26 orang dari pemerintah kabupaten
10 orang dari pemerintah kota
Seluruh peserta dinyatakan lulus dengan rincian 15 peserta meraih predikat sangat memuaskan, dan 30 peserta berpredikat memuaskan.
Selain materi kelas, rangkaian pelatihan ini juga diisi dengan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) di Kabupaten Bantul dan Sleman yang mengangkat empat tema strategis seputar ketahanan pangan.
Dalam penutupan tersebut, diumumkan pula lima peserta terbaik yang berhak menerima piagam penghargaan dan medali, yakni:
Moh. Edy Sukarno (Kabupaten Semarang)
Siswo Hartanto (Kota Salatiga)
Agus Sugiharto (Provinsi Jawa Tengah)
Bayu Adhinugroho Arianto (Kejaksaan RI)
Mia Banulita (Kejaksaan RI)
Seluruh peserta yang lulus secara resmi mengantongi Surat Tanda Tamat Pelatihan yang diterbitkan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
Baca Juga: Pemprov Jateng Dorong Pemerataan EBT untuk Industri dan Kelestarian Lingkungan







