FAKTAJATENG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus dikebut melakukan perbaikan Jembatan Menawan yang mengalami kerusakan struktur.
Targetnya, jembatan ini sudah dapat fungsional kembali sebelum Hari Raya Lebaran 2026 mendatang.
Kepala Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik pada bagian struktur jembatan telah menunjukkan perkembangan positif.
“Perbaikan jembatan pada bagian struktur jembatan sudah dimulai. Progres per Senin (9/3) sekitar 40 persen dan kami targetkan sebelum Lebaran bisa selesai sehingga dapat digunakan kembali untuk lalu lintas warga,” kata Harry di Kudus, Selasa (10/3).
Gunakan Dana Perawatan Rutin
Perbaikan ini dilakukan menggunakan anggaran rutin dari Dinas PUPR Kudus dengan alokasi biaya berkisar antara Rp150 juta hingga Rp200 juta.
Langkah cepat ini diambil mengingat urgensi akses jalan bagi warga Desa Menawan, meskipun sebelumnya sempat ada rencana pembangunan oleh pihak TNI.
Namun, karena adanya arahan pimpinan TNI untuk fokus pada pembangunan jembatan baru berkonstruksi armco, pengerjaan perbaikan jembatan yang ada saat ini akhirnya dikembalikan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.
Harry mengungkapkan bahwa jika dilakukan pembangunan ulang secara menyeluruh dengan konstruksi baru, kebutuhan anggaran bisa membengkak hingga Rp4 miliar.
Sementara untuk pembangunan penuh dengan bentang jembatan sekitar 8-10 meter diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Akses Vital bagi Masyarakat
Jembatan yang dibangun pada tahun 2016 ini sebelumnya mengalami kerusakan serius pada 12 Januari 2026 akibat diterjang arus sungai yang deras.
Kerusakan tersebut sempat memutus akses warga di RW 4 Desa Menawan, hingga akhirnya warga bersama aparat membangun jembatan darurat dari bambu pada akhir Januari lalu.
Pemerintah menyadari bahwa jembatan ini merupakan urat nadi aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari masyarakat setempat.
“Karena akses ini sangat vital bagi warga, kami berupaya maksimal mempercepat proses perbaikan agar jembatan dapat segera dimanfaatkan kembali oleh masyarakat, terutama untuk berlebaran,” ujar Harry.
Usulan ke BNPB
Selain penanganan darurat yang sedang berjalan, Pemkab Kudus tetap mengupayakan solusi jangka panjang.
Pihak dinas telah mengusulkan bantuan pembangunan permanen kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bersama dengan 15 jembatan lainnya di wilayah Kudus yang juga memerlukan penanganan serupa.
Dengan progres yang ada saat ini, diharapkan masyarakat Desa Menawan dapat merayakan Lebaran dengan akses transportasi yang lebih aman dan nyaman.














