FAKTAJATENG.ID – Bank Jateng semakin memperkokoh posisinya dalam ekosistem industri keuangan nasional.
Melalui layanan Bank Jateng Custody, Bank Pembangunan Daerah (BPD) ini resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia) untuk pengelolaan produk investasi terbaru, yakni Reksa Dana Terproteksi Allianz Protected Fund 70.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Keuangan Bank Jateng, Bambang Ristianto, dan Presiden Direktur AllianzGI Indonesia, Aliyahdin Saugi, di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Kolaborasi ini menjadi tonggak sejarah sebagai sinergi perdana antara kedua institusi di pasar modal.
Kepercayaan pada Kapabilitas Kustodian Daerah
Penunjukan Bank Jateng sebagai Bank Kustodian mencerminkan kepercayaan tinggi pelaku industri terhadap kapabilitas teknis dan tata kelola Bank Jateng.
Sejak beroperasi pada tahun 2023, Bank Jateng Custody telah menyediakan layanan komprehensif mulai dari penyimpanan efek, penyelesaian transaksi, hingga administrasi portofolio investasi.
Direktur Keuangan Bank Jateng, Bambang Ristianto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar Bank Jateng untuk bersaing di level nasional.
“Penerbitan Reksa Dana Terproteksi ini bukan sekadar peluncuran produk, melainkan langkah konkret Bank Jateng untuk menancapkan nama di pasar modal Indonesia. Kami melihat potensi besar dalam sinergi ini untuk memperkuat struktur keuangan bank dan memperluas jangkauan bisnis kami di level nasional,” ujar Bambang Ristianto.
Solusi Investasi yang Aman dan Akuntabel
Dalam perannya, Bank Jateng Custody bertanggung jawab memastikan seluruh aset investasi dikelola secara transparan dan akuntabel sesuai regulasi pasar modal.
Hal ini sejalan dengan kebutuhan Manajer Investasi akan dukungan operasional yang andal dalam menjaga aset investor.
Presiden Direktur AllianzGI Indonesia, Aliyahdin Saugi, menyatakan optimisme atas kemitraan jangka panjang ini, mengingat reputasi Bank Jateng sebagai salah satu BPD terbaik di tanah air.
“Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan Bank Jateng dalam kolaborasi perdana yang bersifat strategis ini. Allianz Capital Protected Fund 70 dirancang untuk menjawab kebutuhan investor akan fitur perlindungan pokok investasi dalam kerangka pengelolaan investasi yang terkelola,” ungkap Aliyahdin Saugi.
Mendorong Pertumbuhan Industri Investasi Nasional
Bagi Bank Jateng, kemitraan ini bukan sekadar soal bisnis, melainkan pembuktian kredibilitas sebagai bank kustodian yang kompetitif.
Ke depan, sinergi ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lebih luas, sekaligus memberikan nilai tambah bagi para investor dan memperkuat struktur industri investasi di Indonesia.
Melalui layanan yang profesional, Bank Jateng berkomitmen untuk terus hadir sebagai katalisator yang mendukung pertumbuhan pasar modal yang sehat dan inklusif.















