Dibalas Ancaman, Trump Klaim Serangan AS ke Iran Berjalan Sesuai Rencana

/Dok. Ist

FAKTAJATENG.ID – Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengonfirmasi bahwa serangan ke Iran kali ini adalah yang paling masif dalam sejarah konflik tersebut.

Dengan pengerahan pesawat pengebom dan jet tempur secara maksimal, Pentagon mengklaim telah melumpuhkan berbagai titik strategis, meski di sisi lain Iran dikabarkan mulai mengurangi frekuensi balasan rudalnya.

Laporan dari Teheran menggambarkan suasana mencekam setelah serangan besar terjadi pada malam hari.

Video yang beredar menunjukkan kerusakan infrastruktur sipil dan kepanikan warga saat mencoba menyelamatkan diri.

Pejabat keamanan Iran merespons keras melalui media sosial dengan memberikan peringatan langsung kepada Donald Trump untuk berhati-hati agar tidak “dieliminasi” sebagai balasan atas kebijakan militernya.

Menariknya, meskipun serangan meningkat, Presiden Trump mengeklaim bahwa operasi militer berjalan “lebih cepat dari jadwal.”

Hal ini secara mengejutkan membuat harga minyak turun dari $100 menjadi sekitar $90 per barel.

Sementara itu, keterlibatan sekutu seperti Inggris melalui pengiriman kapal RFA Lyme Bay menunjukkan bahwa eskalasi ini telah menjadi perhatian militer internasional yang sangat serius.[dit]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *