FAKTAJATENG.ID – Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala dan Leher Indonesia (Perhati-KL) wilayah Jawa Tengah dan DIY menegaskan komitmennya untuk mengawal program strategis pemerintah pusat di tingkat daerah.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penanganan gangguan kesehatan indera.
Ketua Perhati-KL Cabang Jawa Tengah Utara, Dwi Antono, menjelaskan bahwa sebagai organisasi profesi dengan sembilan divisi spesialisasi, pihaknya akan bergerak aktif mengantisipasi berbagai masalah kesehatan yang menjadi prioritas nasional.
“Kami adalah spesialis THT, kami punya sembilan divisi, mulai dari telinga, hidung, tenggorokan, sampai di kanker onkologi. Kami mengikuti program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah terkait antisipasi gangguan pendengaran, ketulian, kanker, dan kasus alergi imunologi. Intinya meningkatkan kualitas hidup di sektor kesehatan,” ujar Dwi di sela pelantikan Pengurus Perhati-KL Cabang Joglosemar di Solo, Minggu (19/4/2026).
Senada dengan hal tersebut, Ketua Perhati-KL Cabang DIY-Jateng Selatan, Mahatma Sotya Bawono, menekankan pentingnya sinergi lintas organisasi, khususnya dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Dinas Kesehatan selaku perpanjangan tangan Kementerian Kesehatan.
Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah memperluas jangkauan skrining, terutama di wilayah dengan temuan kasus kanker yang cukup tinggi seperti Karesidenan Kedu dan Banyumas.
“Maka kami akan meningkatkan upaya skrining dan kesadaran kesehatan indera. Kami juga akan jemput bola ke anak-anak SD, SMP, dan masyarakat berisiko seperti pekerja pabrik,” tegas Mahatma.
Sementara itu, Ketua Umum Perhati-KL, Achmad Chusnu Romdhoni, menyambut baik pelantikan pengurus cabang Joglosemar ini.
Ia berharap struktur organisasi yang baru dapat mempercepat koordinasi antara pusat dan daerah guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal.
“Harapan saya kepada dokter THT bisa menjaga bagaimana profesi ini bisa melayani masyarakat dengan baik, memberikan pelayanan yang paripurna dan menjaga kesejawatan dengan baik. Bisa berperan untuk berbagi keilmuan, keahlian,” kata Achmad.
Ia juga menambahkan harapannya agar dokter THT terus bersinergi dalam menyukseskan program-program IDI, baik di tingkat pusat maupun wilayah.
Ketua Perhati-KL Cabang Solo, Hadi Sudrajat, merincikan bahwa agenda pelantikan ini mencakup tiga cabang sekaligus, yakni Solo, DIY-Jateng Selatan, dan Jateng Utara, yang dihadiri oleh sekitar 300 anggota dalam suasana halal bihalal.
Menutup rangkaian acara, perwakilan IDI Jawa Tengah, Muhammad Husen Prabowo, mengingatkan para pengurus untuk selalu menjunjung tinggi etika profesi dalam menjalankan tugasnya.
“Bisa melayani masyarakat dengan baik dan meningkatkan layanan sesuai standar yang telah ditetapkan,” pungkas Husen.















