Jasa Marga: 2,5 Juta Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta, Arus Balik Capai 75 Persen

/Dok. intensplus.com

FAKTAJATENG.ID  – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 2,5 juta kendaraan telah kembali menuju wilayah Jakarta hingga Jumat, 27 Maret 2026. Angka ini mencapai sekitar 75 persen dari total proyeksi lalu lintas arus balik ke Jabotabek yang diperkirakan sebesar 3,39 juta kendaraan pada periode 11-31 Maret 2026.

Data tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat sekitar 25 persen pengguna jalan yang diprediksi akan melakukan perjalanan balik pada sisa periode 28-29 Maret 2026.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, memastikan bahwa seluruh kesiapan infrastruktur, petugas operasional, hingga armada layanan pendukung dalam kondisi optimal untuk mengawal sisa arus balik agar tetap terkendali.

“Seluruh ruas tol juga dipastikan dalam kondisi optimal tanpa adanya pekerjaan konstruksi besar selama periode arus mudik dan balik,” ujar Rivan saat meninjau Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jalan Tol Batang-Semarang, Sabtu (28/3/2026).

Selain kesiapan fisik jalan tol, Jasa Marga juga mengandalkan optimalisasi layanan digital melalui aplikasi Travoy.

Fitur ini membantu pengguna jalan memantau kondisi lalu lintas secara real-time, pengecekan tarif tol, hingga pengisian saldo uang elektronik secara mandiri.

Tingginya penggunaan platform digital ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam merencanakan perjalanan, termasuk memastikan kecukupan bahan bakar (BBM) dan saldo kartu tol sebelum memasuki jalur bebas hambatan.

Pihak pengelola jalan tol tetap mengimbau para pemudik untuk memastikan kondisi fisik pengemudi dan kelaikan kendaraan sebelum berangkat.

Pengguna jalan juga diharapkan mematuhi arahan petugas di lapangan serta menggunakan fasilitas rest area secara bijak dengan tidak berlama-lama agar dapat digunakan bergantian dengan pengguna lain.

Melalui sinergi antar-stakeholder, Jasa Marga optimistis arus balik Idulfitri 1447 H ini dapat berjalan lancar dan nyaman didukung oleh kesiapan infrastruktur yang mumpuni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *